Tampilkan postingan dengan label rs dharmais. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rs dharmais. Tampilkan semua postingan
Selasa, 01 Desember 2015
KARSINOMA PARU-PARU
Karsinoma Paru atau kanker paru adalah : salah satu jenis penyakit paru – paru yang memerlukan penanganan dan tindakan yang cepat dan berarah.
Kanker paru dalam arti luas adalah semua penyakit keganasan di paru, mencakup keganasan yang berasal dari paru itu sendiri maupun keganasan dari luar paru.
Kanker pembunuh terbesar, yaitu kanker paru-paru, membunuh hampir
Kamis, 01 Januari 2015
SIMULATOR PADA RADIOTERAPI
Simulator merupakan salah satu alat bantu dalam radioterapi, utamanya radiasi eksterna. Dengan alat yang menyerupai perangkat radiologi diagnostik ini ditentukan lapangan radiasi pada pasien. Penentuan ini berpijak pada kaidah ”volume” atau cakupan, sehingga dituntut dari seorang spesialis radiasi onkologi kemampuan anatomik (lokasi tumor, organ kritis bila ada). Pengertian mengenai karakter setiap tumor ( penjalaran tumor), aspek fisika (arah radiasi, jarak sumber ke kulit atau sumbu) dan sebagainya.
Karena keluaran simulator ini merupakan acuan untuk terapi radiasi, maka diperlukan faktor persisi yang tinggi. Semua faktor yang digunakan di sini harus sama dengan yang berlaku pada alat terapi, termasuk sinar laser sebagai pemandu keselarasan posisi tubuh.
Guna memperoleh tingkat akurasi yang lebih tinggi maka diperlukan pula bantuan skenning komputer tomografi terutama untuk daerah yang sulit dan sempit seperti pada kanker prostat, kanker sinus paranasal atau nasoparing dan untuk mengurangi kemungkinan terkenanya organ kritis terha
Sabtu, 14 Juni 2014
brakiterapi
Brakiterapi (braki artinya “pendek” dalam bahasa Yunani) adalah bentuk terapi radiasi di mana sumber radiasi ditempatkan di dalam atau di sekitar area yang akan diobati. Brakiterapi biasanya adalah bagian dari keseluruhan terapi yang termasuk terapi radiasi sinar eksternal.
Jenis dan aplikasi klinis Brakiterapi
Label:
bahaya,
CA,
Cancer,
cancer center,
carsinoma,
cervical,
dharmais hospital,
dosis,
efek,
genetik,
poltekkes jakarta ii,
radiasi interna,
radioterapi,
rs dharmais,
RTT,
terapi radiasi
Langganan:
Postingan (Atom)
